propolis propolis

propolis
agaricteen

propolis

JUAL PROPOLIS

ON LINE
No Telepon Pemesanan Propolis & Biyang (Sebagian Melayani Pesan Antar) :
Jabodetabek : Jakarta Pusat 08129380493 / 081318221804, Tanah Abang Petamburan 081281536673 / 087878613325, Jakarta Utara 081908098698, Jakarta Barat 08158787001, Jakarta Timur Ciracas 081316661661/021-87794964 - Pondok Kopi 0818187973, Bogor 081214516976 , Cibinong 081281099963 - Lido 0251-8223551 / 085717625394, Depok 08129380493, Tangerang 08179810963, Bekasi Barat 081384327147 - Bekasi Timur Tambun 08170067038 - Pondok Gede 02145522211 / 081399734220 - Cibitung 02191962462 / 0218832923 - Jati Bening 08568517561. Jawa Barat : Bandung 022-92451977, Cimahi 08156063874, Soreang 085220002414, Majalaya 085659936450, Cianjur 0263-9102124, Cipanas-Puncak 081214516976, Sukabumi 08179256445, Curug-Ciawi 081214516976, Sumedang 08156063874, Tasikmalaya 0265-7087847, Kuningan -, Indramayu 082127292181, Cirebon 0231-243908 / 08122207886, 08156421812 / 0231-245312. Semarang : 085865710233. Yogyakarta : 0274-7630663 / 08212698669. Jawa Timur : Surabaya 031-70323459, Waru 081332200824/031-60826331, Sidoarjo 031-71409137, Malang 081252672233, Madura 031-3096689 / 081703600026. Bali : Denpasar 0816574547, 08174769977, 081365597046. Sumatera : Aceh/NAD Lhokseumawe-Arun 0811672370, Medan 081361002899 / 0811612868, Jambi 085769256925, Palembang 087770801780, Bengkulu 081278859928, Lampung / Bandar Lampung 085768467157. Kalimantan : Pontianak/Sintang 085750879079, Palangkaraya 081349030200, Banjarmasin 082153110266, Samarinda/Tenggarong 0811586363, Balikpapan 08122055035, Sangatta 081347335228, Bontang 085220216133, Paser 08125406670. Sulawesi: Makassar 08124165727, Luwu-Timur 081524967975. Maluku : Ternate 081244116652.

Anda minat menjadi Agen Propolis dan Tercantum disini?
Kontak 081221003814 atau email sukmayana@gmail.com (berisi nama + alamat + no hp), Kami balas dengan email penawaran.

Daerah Anda BELUM TERDAFTAR di Web sini, Artinya PELUANG BISNIS bagi Anda. Anda Sehat dan Anda Dapat Uang. JADILAH AGEN PROPOLIS dan BIYANG. Daftar Segera.



Alamat Penjualan Propolis Lainnya, KLIK disini...

Bukti Khasiat dari Lab

Siapa tak merinding mendengar kata AIDS - menurunnya sistem kekebalan tubuh akibat infeksi human immunodeficiency virus HIV yang memicu munculnya beragam penyakit? Menurut data World Health Organization (WHO), sekitar 2-juta penduduk dunia meninggal akibat AIDS sepanjang 2008. Jumlah itu mungkin turun jika para pengidap AIDS mengenal propolis.

Propolis memang belum dibuktikan secara klinis bisa mengatasi HIV. Namun, berdasar riset in vitro - di laboratorium - yang dilakukan para peneliti dari University of Minnesota, Minneapolis, Amerika Serikat, propolis berpotensi meningkatkan kekebalan tubuh para penderita HIV/AIDS. Tim peneliti menduga zat antiviral yang terkandung dalam propolis menghambat masuknya virus ke dalam CD4+ limfosit.

Propolis dosis 66,6 μg/ml dalam kultur sel CD4+ - sel T dalam sistem kekebalan yang memiliki reseptor CD4 mampu menghambat ekspresi virus HIV maksimal 85%. Lazimnya pada penderita HIV/AIDS, virus mematikan itu menginfeksi sel bereseptor CD4 dan merusaknya. Makanya, jumlah sel ber-CD4 pada penderita HIV/AIDS turun jauh di bawah angka normal. Pada orang sehat, jumlahnya sekitar 500 - 1.500/mm3 darah.

Penyakit berat

Berdasarkan riset di luar maupun dalam negeri, propolis memang terbukti ampuh melawan beberapa penyakit berat. Dr dr Eko Budi Koendhori Mkes, dari Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR), misalnya, membuktikan lem lebah itu membantu menekan kerusakan jaringan paru pada mencit yang diinfeksi Mycobacterium tuberculosis - bakteri penyebab penyakit tuberculosis (TBC).

Dari 100 mencit yang diinfeksi M. tuberculosis, tikus yang diberi kombinasi Isoniasid - obat antituberculosis - 25 mg/kg bobot badan dan propolis menunjukkan peningkatan kadar interferon γ. Interferon γ berperan mengaktifkan sel makrofag yang membunuh bakteri TBC. Mencit yang hanya diberi Isoniasid mengalami peningkatan kerusakan paru dari minggu ke-5 hingga ke-12. Sementara kondisi paru mencit yang diberi Isoniasid dan propolis dosis 800 mg pada minggu ke-12 sama seperti pada minggu ke-5.

Propolis berperan meningkatkan kekebalan penderita sehingga kerusakan jaringan dapat ditekan. Obat standar bekerja secara langsung menyerang bakteri TBC. Nah, kombinasi obat dan propolis mematikan bakteri TBC sekaligus  mengurangi kerusakan paru-paru akibat serangan bakteri. “Propolis sangat bagus untuk meningkatkan sistem imun. Selain itu saya duga memiliki kemampuan antikanker,” tutur Eko.

Kanker

Dugaan Eko tidak meleset. Berdasar riset yang dilakukan di laboratorium Pengujian dan Penelitian Terpadu (LPT) UGM, produk propolis yang diteliti dapat menghambat sel kanker HeLa (sel kanker serviks), Siha (sel kanker uterus), serta T47D dan MCF7 (sel kanker payudara) dengan nilai IC50 berkisar 20 - 41 µg/ml. Artinya, propolis dosis 20 - 41 µg/ml dapat menghambat aktivitas 50% sel kanker dalam kultur.

Itu sejalan dengan penelitian dr Woro Pratiwi MKes SpPD, dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM). Propolis yang diberikan selama 1 bulan memiliki efek antikanker dalam organisme hidup. Itu ditunjukkan dengan menurunnya jumlah nodul atau tonjolan tumor dan menurunnya aktivitas proliferasi - penggandaan - sel tumor kelenjar payudara pada mencit. Namun, efeknya masih lebih rendah dibanding pada mencit yang diberi obat kanker standar, doksorubisin. “Sehingga, perlu dikaji penggunaan propolis dengan obat antikanker terstandar untuk memberikan efek terapi optimal dan efek samping minimal,” ujar Woro.

Polifenol dan flavonoid, sebagian senyawa yang terkandung dalam propolis, kemungkinan berperan menghambat proliferasi sel kanker. Menurut Dr Edy Meiyanto dari Fakultas Farmasi UGM, flavonoid biasanya mempunyai struktur khas yang mampu menghambat protein kinase yang digunakan untuk proliferasi sel. Jika protein kinase ini dihambat, proses fisiologi sel pun terhambat sehingga sel melakukan apoptosis alias membuat program bunuh diri.

“Senyawa golongan flavonoid dan polifenol yang ada dalam propolis juga memiliki efek antioksidan dan antitrombositopenia,” kata Prof Dr Mustofa MKes Apt dari Bagian Farmakologi & Toksikologi FK UGM. Penelitian tim FK UGM menunjukkan sediaan propolis yang diuji mampu mencegah penurunan trombosit pada mencit yang diinfeksi Plasmodium berghei - salah satu parasit penyebab malaria pada mamalia selain manusia. Dosis optimal 5 ml/kg bobot badan juga mampu meningkatkan jumlah eritrosit hingga 37% setelah 8 hari pemberian.

Aman

Khasiat lain propolis yang sudah dibuktikan lewat riset yaitu efek antimikrobanya. Uji yang dilakukan Eko pada 2007 menunjukkan propolis mampu membunuh 26 isolat bakteri Staphylococcus aureus penyebab infeksi pada kulit dan saluran pernapasan serta Escherichia coli penginfeksi saluran pencernaan. Propolis dosis 10% dan 20% mampu membunuh seluruh sampel kedua jenis bakteri.

Penelitian serupa oleh Dr Jessie Pamudji di Sekolah Farmasi, Institut Teknologi Bandung membuktikan efek antibakteri propolis terhadap S. aureus dan Propionibacterium acnes - biang jerawat. “Itu karena propolis mengandung senyawa yang bersifat antimikroba yaitu flavon pinocembrin, flavonol galangin, dan asam kafeat,” ujar Jessie.

Yang terpenting, riset membuktikan propolis aman meski dikonsumsi dalam jangka panjang. Menurut Dra Mulyati Sarto, MSi dari LPT UGM, toksisitas propolis sangat rendah. “Mencit yang diberi propolis tiap hari selama 1 bulan dengan dosis normal, fungsi dan kondisi organ tubuhnya tetap bagus, tidak bermasalah,” ujarnya.

Dosis normal yang dimaksud setara 1 sendok makan propolis dilarutkan dalam 50 ml air untuk konsumsi manusia. Propolis baru menyebabkan kematian separuh jumlah hewan uji pada dosis di atas 10.000 mg/kg bobot badan. Jika dikonversikan ke orang berbobot 60 kg, dosis itu setara konsumsi 0,6 kg propolis setiap hari. Artinya, keampuhan dan keamanan propolis telah terbukti. (Tri Susanti/Peliput: Faiz Yajri, Nesia Artdiyasa & Rosy Nur Apriyanti)

Keterangan Foto

  1. Dra Mulyati Sarto MSi, propolis aman dikonsumsi dalam jangka panjang
  2. Propolis terbukti secara ilmiah ampuh melawan berbagai penyakit
  3. Nodul tumor pada kelenjar payudara mencit yang diberi obat kanker doksorubisin (1), propolis (2), dan akuades (3). Propolis mampu menghambat proliferasi sel kanker meski tidak seefektif obat terstandar yang digunakan
  4. Apoptosis

Foto-foto: Nesia Artdiyasa
Sumber : http://www.trubus-online.co.id